Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Bikin Steak Ala ala

Sunday, April 5th, 2020

Biasanya wiken dapur tutup, kita suka kulineran keluar. Tapi karena pandemic ini, kita stay at home terus dari sejak tanggal 15 Maret hiks…semoga wabahnya segera berakhir aamiin.

Udah lama aku kepengen makan steak. Steak paling favorit di Muscat ini adalah Steak & co. Waktu Desember lalu kami ke London, kami liat tuh ada resto steak & co, langsung ngileer tapi takutnya ga halal. Begitu balik ke Oman udah ngidam pengen ke resto steak yang di oman tp ga kesampaian mulu sampe akhirnya kita lagi karantina wilayah. Aku kebayang-bayang sama si mashed potatonya yang enaak bangeets itu.

Kebetulan di rumah lagi banyak kentang, aku browsing aja cara bikinnya gimana. Pas kebetulan di rumah juga lagi ada butter, cooking cream dan susu cair. Siplah. Kentang dipotong-potong lalu rebus pake garem, tiriskan, lalu haluskan. Setelah itu kentang halus tadi dimasak lagi sama butter, cooking cream dan susu cair. Mestinya dikasi pala dikit tapi aku ga punya. Aku cobain mmmhh…yummi….seperti yang aku mau rasanya enaak. Siplah ternyata gampil bikinnya uhuuy.

Abis itu aku ngerayu pak suami ke alfair supermarket beli daging buat steaknya. Cuss lah kita berangkat. Klo belanja emang enaknya ke alfair karena sepiii walopun harganya mehong-mehong.

Pulang ke rumah, pak suami nge grill daging yang udah dibumbuin. Tomat dan bawang putih jg digrill. Aku rebus mix vegetable frozen yang ada di freezer. Dan taraaa jadi deh semuanya.

Rasanya beneran enyaak deh…entah apa karena kita dah lama ga majan steak ya hihihi….

Resep Brownies dan Cake Marmer

Friday, April 3rd, 2020

Brownies Panggang

bahan-bahan:
200 gram unsalted butter (aku pake salted butter merk lurpark biar rasanya kayak blueband kan ada asinnya)
200 gram dark cocoa (coklat yang aku beli kebetulan 1 batangnya cuma 180 gr ya sutralah jadinya 180 gr)
1 tsp vanilla (ini aku skip krn ga punya)
200 gram caster sugar (aku pake 125 gr biar ga kemanisan)
3 butir telur
100 milliliter espresso kopi (aku pake 1 sachet torabika wkwk)
100 gram tepung terigu
Cara bikin:
cairkan butter dan cocoa di microwave 1 menit, aduk
masukkan gula, aduk lagi, boleh pake mixer, boleh ngga. aku pake mixer
masukin telur satu persatu, kocok sampai kental
masukin terigu, vanilla, terakhir kopi
panggang 30 menit pake api atas bawah 180 derajat

Bolu Marmer

Bahan-bahan:
6 butir telur pisahin kuning dan putihnya
200 gram tepung terigu
150 gram gula pasir
200 gram blueband ga usah dicairkan
1 sdt tbm ( ga pake ini jg gakpapa)
vanilli (aku skip)
Cara bikin:
kocok putih telur hingga kaku, sisihkan
kocok mentega dan gula
masukkan kuning telur satu persatu, kocok lagi
masukkan tbm, kocok
masukkan tepung terigu, vanilli, putih telur kocok dengan kecepatan rendah
sisihkan separo adonan, campur dengan coklat bubuk (aku pake klassno sachetan yang buat minuman instan itu)
tuang adonan putih ke loyang
taruh adonan coklat di aatsnya, putar-putar pakai garpu atau tusuk sate
panggang 30 menit api atas bawah suhu 180 derajat

Aku juga bekukan beberapa iris, karena ga sanggup makan seloyang hihi bisa melaarr

Bikin Tiramisu

Friday, April 3rd, 2020

Yuhuuu setelah sekian lama malas2an mencoba bikin tiramisu, padahal sekeluarga ngefans banget sama dessert yang satu ini, dan selalu aja beli. Sekarang berhubung lagi isolasi alias quarantine, gegara wabah, jadinya apa2 mesti bikin sendiri. Googling2 resepnya di youtube, dan nanya ke temen yang biasa selalu bikin, akhirnya aku putuskan pake resep yang ini:

Bahan-bahannya:

1. 3 kuning telor (bisa juga diskip)

2. Gula pasir 60 gram

3. Keju mascarpone 1 kotak yang 250 gr

4. Whipping cream cair 400 ml

5. Larutan kopi yang udah dikasi gula

6. Coklat bubuk utk taburan atas atas

7. Lady finger atau biscotti crumble

Cara membuat:

1. Kocok kuning telur dan gula pasir di sebuah wadah yang tahan panas, di bawahnya ada panci berisi air yang dipanaskan di kompor. Ini untuk mematikan bakteri di kuning telur. Sebenernya bisa jg tanpa ditim, asal kuning telurnya bener2 fresh

2. Keluarkan whiping cream dari kulkas, dimixer dalam keadaan dingin sampai kental lalu taro kulkas lagi

3. Setelah adonan kuning telur dan gula tadi dingin, masukkan keju mascarpone, lalu mixer. Setelah itu masukkan whiping cream, aduk pake spatula

4. Siapkan larutan kopi

5. Celupkan ladyfingers ke larutan kopi, tata di wadah. Aku pake pyrex

6. Tuangkan cream di atas ladyfingers yang tertata tadi. Lalu layer kedua taro lagi ladyfingersnya, dan tutup lagi dengan adonan cream

7. Atasnya taburi dengan coklat bubuk. Aku pake milo. Lalu simpan di kulkas minimal 6 jam biar firm, baru bisa dinikmati

Gampaaang ternyata bikinnya hihi…tapi bahan2nya ini mayan mehong.

Bahan-bahannya
Sebelum dimasukkan kulkas

Olahraga Pagi ke Pantai Shati – Muscat

Monday, February 10th, 2020

Wiken kemaren, hari jumat, aku sama anak-anak udah siap-siap mau ke pantai Shatti. Pak suami masi ada workshop di Jakarta. Jadi kita ke pantainya mau jalan kaki dari apartemen, kira-kira 2.5 km lah.

Rencana tinggal rencana, kita baru cuss pergi jam 7.30 dari rumah. Subuhnya masi jam 6 kurang karena winter. Akhirnya, belom juga sampe pantai, udah balik ke apartemen lagi secara jam 9 nya Azka ada latian Gym di apartemen sama pelatihnya. Ya sud, aku sama Alisha juga olahraganya lanjut di treadmill gym aja. Ya amppun udah seabad rasanya ga olahraga, betis sakiiit hahaha….

Sabtu paginya, melanjutkan rencana ke pantai yang tertunda, kami bertiga cuss lah pagi-pagi ke pantai. Udara masi enak, seger. Jalanan sepiii. Sempet foto dulu di jembatan penyebrangan deket alfair sarooj.

Foto dari atas jembatan penyebrangan
Akhirnya sampai juga di pantai shatti

Sampai pantai juga masi sepiii. Air lautnya agak pasang. Jam 9 kita lanjut jalan kaki mau sarapan di D’Arcys restaurant. Aku pilih sarapan mushroom soup with garlic bread, minumnya milk shake coklat, Azka menunya egg benedict with salmon, minumnya hot chocolate. Alisha chicken nugget with fries, minumnya chocolate milk shake. Plus pesen banana friters alias pisang goreng. Wadaaww ini kalorinya gede semua yak. Niatnya balik apartemen mau naik taxi, tapi akhirnya milih jalan kaki ajalah kali kalori yang masuk ke tubuh kita bisa terbakar. Alisha tadinya ogah jalan kaki lagi, capek katanya. Tapi aku iming-imingi belanja di alfair, dia pun oke.

Nyalain google maps biar ga nyasar, sampailah kita di alfair sarooj. Dari D’Arcys ke alfair 1.8 km. Mayan juga kan. Belanjaannya ya cuma minuman, susu, apel, salad, cabe merah. Lanjut pulang. Sampai apartemen jam 11 siang, mandi….daaann tepaaarr…..

Wax Museum

Thursday, February 6th, 2020

Di sekolah Alisha ada acara wax museum, jadi ceritanya murid-murid grade 5 pura-puranya jadi patung lilin di wax museum, masing-masing milih mau jadi tokoh apa. Ntar para pengunjungnya dari murid-murid grade lain dan juga parents. Kalau para pengunjung ini tertarik dengerin presentasi si tokoh, tinggal pencet tombol.

Pura-pura jadi patung lilin

Alisha berperan jadi tokoh Leif Erikson, yaitu orang eropa pertama yang datang ke Amerika utara pada tahun 1002. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 1 tahun.

Alisha lagi menjelaskan tokoh Leif Erikson

Tugas presentasi ini dikerjakan dalam waktu kurang lebih 2 bulan. Murid-murid harus bikin paper, nyiapin presentasi di ipad, bikin tombol dan nyiapin kostum.

Aku sama suami tentu saja tidak melewatkan ini, kami datang ke sekolah liat Alisha dan temen-temennya presentasi dan juga liat hasil gambarnya. So proud of you, Alisha!

Ini hasil gambar murid-murid

Wiken Jumat Ini

Friday, January 31st, 2020

Seperti biasa, di Oman ini wiken dimulai hari Jumat. Dan seperti biasa juga pagi ini awali dengan anterin Alisha pergi ngaji ke albayan. Pulang dari Albayan, ada Malikah yang mau ikut main. Kami mampir dulu ke KM Hypermarket cari oleh-oleh buat yang di Jogja, lanjut beli makanan ke Jollibee buat di bawa pulang. Kami belom sarapan soalnya.

Di KM Hypermarket

Jollibee ini di Oman cuma ada 1 aja, asalnya dari Filipina. Mirip kfc gitulah ayam tepung renyah plus nasi. Anak-anak main minecraft seabis makan. Abis itu Azka dan papanya pergi sholat jumat. Trus selese jumatan Azka main ke rumah Dodi. Rumahnya ga jauh dari rumah kami, cuma beda beberapa blok aja.

Sementara itu pak suami sibuk packing karena malamnya mau ke Indonesia. Menjelang ashar kita keluar cari makan. Kali ini pilihannya jatuh ke resto Zen di mall avenue.

Foto dulu sebelom makanan datang
Sushi Godzilla
Beef ramen
Nasi Goreng
Kung Pao Chicken
Chicken Szchwan

Dari avenue mall, kami antar Malikah pulang, lalu antar Dodi dan adeknya pulang.

Winter Break Des 2019: Jalan-jalan ke UK – Edinbrugh dan London Part 2

Wednesday, January 22nd, 2020

Lanjutan dari sini Part 1

23 Desember 2019

Kami sampai di stasiun King Cross sebelom pukul 5 sore. Sesampainya di sana, beli kartu oyster untuk naik tube dan bus. Menuju hotel naik tube turun di stasiun earl’s court, lalu jalan kaki dan sampailah di Sara Hotel.

Malamnya kami naik tube lagi, pengen cari makan ceritanya. Pergilah kita ke stasiun knighbright, begitu keluar stasiun kliatan deh itu mall Harrods yang super mewah palagi suasana malam hari lampu-lampu menyala di semua dindingnya, makin nambah gemerlap.

Mau masuk Harrods aja agak minder secara penampilan kita kan kayak kusut dan gembel wkwk. Tapi penasaran pengen tau isinya kek apa, kali aja ada foodcourt di dalamnya. Pengunjung mallnya aku liat banyak banget wajah-wajah Arab dengan nenteng belanjaan yang banyak. Begitu masuk, langsung disambut aneka tas branded high end….jalan menyusuri tiap lantainya, semakin yakin ini isi mall ga terjangkau ama dompet kami wkwkwk. Ada sih resto dalamnya, tapi ga pede masuk. Akhirnya keluar dari Harrods, mau cari tempat makan di sekitarnya aja, kebetulan di sebrangnya ada beberapa resto halal Arab. Kami makan di resto Turki namanya Arez. Beli mix grill dan shawarma, enaaak….pa karena lagi lapar dan udara dingin ya. Alhamdulillah malam itu cerah, jadi bisa pepepotoan dengan latar belakang Harrods.

Depan Harrods

24 Desember 2019

Hari ini tujuan utama ke Buckingham Palace dan London Eye. Udah browsing, selama kami di London, tanggal berapa aja ada upacara Pergantian Penjaga di istana. Aku penasaran pengen liat. Ternyata ada di tanggal 24 dan 27. Jadi sesudah beres sarapan di hotel, cuss lah kita ke tube lagi naik kereta menuju Buckingham Palace. Jam 10 an udah sampe padahal upacaranya mulainya jam 11. Sengaja datang cepet, kan posisi menentukan prestasi hihi…biar dapat posisi di depan jadi enak ntar liatnya. Begitu jam 11, mulai deh. Diawali dengan datangnya pasukan berkuda. Bisa di liat di banyak chanel youtube ya upacara the changing guard ini. Walopun kesannya mungkin bagi sebagian orang, “yaah cuma kayak gitu doang….” Tapi buat aku ini berkesaan banget, bisa liat dari dekat istana Buckingham yang biasanya cuma aku liat di TV, bisa liat para penjaga istana dengan seragamnya yang dengan penutup kepala unik. Para pengunjung juga banyaaak banget, dan ini semua gratis ya sodara-sodara. Jam 12 selese.

Buckingham Palace. Sudah ramai dipadati pengunjung yang mau nonton upacara Changing The Guards

Di deket London eye mayan ada beberapa resto halal. Sekalian aja kita nanya, tanggal 25 buka ga. Soalnya menurut yang aku baca-baca, tanggal 25 Des di London, semua tube tutup, mall tutup, resto pada tutup. Ternyata kata pelayan restonya, mereka tetep buka besok.

Big Ben masi direnovasi
Depan London Eye
Di dalam London Eye

Kami menuju London Eye karena udah beli tiket online buat naik London Eye jam 2 siang. Mau sekalian cari makan di deket-deket sana.

25 Desember 2019

Hari ini seharian mau naik bus hop on hop off secara ya hari ini semua tube tutup karena natal. Pagi itu cuaca cerah, kami seperti biasa sarapan dulu di hotel, menunya continental breakfast kayak bread toast, telur, teh, sereal, buah.

Suasana sekitar Hotel

Jam 9.30 taxi yang kami pesan sudah datang. Untuk menuju pemberhentian big bus emang mesti naik taxi dulu. Sopir taxinya ramah banget dan ngajakin kami ngobrol.

Naik big bus ini pak suami udah beli tiketnya secara online waktu kami di Muscat, bisa sih beli langsung, tapi karena ini natal, dan banyak transportasi yang tidak beroperasi kecuali Taxi hitam dan big bus, kami putuskan beli tiketnya jauh-jauh hari karena takut penuh. Bener aja sih walopun semua atraksi, wahana, mall pada tutup hari itu tetep aja banyak turis yang berseliweran dan mereka pun memakai big bus untuk keliling-keliling London.

Di dalam big bus

Setelah puas berkeliling, kami putuskan berhenti di Tower Bridge. Sebenernya malam sebelumnya udah ke sana, tapi karena udah gelap, hasil fotonya kurang memuaskan. Jadilah pagi itu kami ke sana lagi buat pepotoan.

Cuaca cerah tapi anginnya bikin dingin. Suhu 8 derajat
Jembatannya bisa buka tutup kalo ada kapal lewat, tapi ada jadwalnya. Sayang ga cocok jadwalnya sama hari2 kita stay di London

Setelah itu kami naik big bus lagi menuju area picadilly circus karena anak-anak tadi waktu lewat daerah sana, liat ada toko Kingdom of Sweet dan buka. Toko lainnya banyak yang tutup, termasuk M&M’s world.

Di dalam big bus

26 Desember 2019

Hari ini boxing day, banyak sale dimana-mana. Jauh-jauh hari sebenernya kami rencana mau ke Bicester Village, tempat toko outlet terbesar yang banyak jualan bareng branded tapi lebih murah daripada di London, karena barangnya udah last season. Sekalian mau ke Oxford University. Tapi mengingat perjalanannya 2 jam pp naik kereta, akhirnya kami batalkan aja.

Jadi hari itu kami putuskan mau shopping aja di London. Dari kemaren-kemaren belom sempet shopping. Hari itu akhirnya hujan turun juga, setelah sebelomnya cuaca selalu cerah. Udah gitu ujannya mayan awet, ampe sore on off aja ujannya.

Toko-toko emang banyak yang sale tapi ga semua toko dan ga semua barang. Anak-anak pengen ke toko mainan Hamleys, tapi sampe sana ternyata tulisannya baru buka jam 11. Yaudah deh kita liat-liat dulu ke toko lain. Ke Ted Baker, Tx Maxx, Primark, lalu akhirnya ke Hamleys.

Mainan sylvanian families lengkap banget
Bersama Ratu dalam bentuk lego

Bagaikan sorga dunia itu toko Hamleys buat anak-anak….dan bapaknya. Rasanya kalap aja pengen beli ini itu, tapi sayangnya ga ada yang diskon. Abis nenteng belanjaan dari Hamleys kami naik bus menuju China town, pengen makan di sana sekalian mau ke M&M’s world yang kemaren tutup.

Di M&M’s world pun anak-anak dan bapaknya kalap belanja. Tokonya 4 lantai dan semua serba M&M temanya. Pak suami dong beli selimut M&M. Anak-anak beli aneka coklatnya aja.

Wajah hepi abis syupink

Lalu kita makan siang di Resto Malaysia dan Singapore namanya “Rasa Sayang” ada tulisan halalnya. Aku pesen nasi lemak plus ayam gulai dan teh tarik, Alisha pesen nasi ayam hainan dan milo dinosaur, Azka pesen kwetiaw goreng dan milo dinosaur, pak suami pesen nasi goreng. Porsinya ternyata besar. Rasanya enaaak, penyajiannya juga mayan cepet. Toiletnya juga bersih dan nyaman.

Yummmi semua
Nasi gorengnya pak suami

Lalu dari china town lanjut pengen ke Harrods lagi…belenjong dong kali aja boxing day banyak sale.

Hasil belanjaan kita hari ini

27 Desember 2019

Berhubung dari tanggal 24 sampai 26 kemaren musium banyak yang tutup, hari ini diputuskan mau ke British Museum dan National History Museum keduanya masuknya gratis. Tapi sebelomnya kami jalan-jalan dulu liat Emirates Stadium.

Sempet lewat ini, foto dulu deh
Depan British Museum
Natural History Museum

Natural History Museum baguuuss banget dan luaaas. Antrian masuknya mayan lama. Tapi pak suami ketemu temennya yang dulu pernah sekantor di Jakarta tapi udah pindah kerja ke Paris, dan dia sama keluarganya lagi liburan ke UK juga. Jadilah selama antre masuk, pak suami asyik ngobrol sama temennya.

Di dalam museum juga enak ada tempat sholat, ada cafetaria. Anak-anak betah banget di dalam museum. Setelah itu kami menuju stasiun lagi, rencananya mau ke mall nyari makan, ga taunya di deket stasiun ada chopstix lagi…yeaaayy…kami makan di situ aja deh. Tempatnya cukup ramai, nyaris ga dapat tempat duduk. Ini kayaknya resto favorit kami selama di UK, emang menunya enak-enak semua.

Abis makan, kami menuju winter wonderland naik kereta. Sayang banget, sampai sana berjejalan orang-orang yang antri masuk. Liatnya aja udah muless, saking penuhnya. Akhirnya kami cuma duduk-duduk aja di park sambil menikmati suasana malam. Setelah itu naik bus menuju mall westfield. Ini mallnya kayak mall di Jakarta, ada banyak toko-toko, resto, foodcourt, dan ada kidzania juga. Anak-anak disuruh foto depan British Airways di Kidzania, kaga mau, mungkin udah cape dan ga mood juga udah lama. Di dalam mall ga ada yang dibeli, aku juga udah ga mood, ngantuk banget. Jadinya cuma nongkrong aja di cafe Pret a Manger, lalu pulang ke hotel.

28 Desember 2019

Hari ini kami mau ke:

-London Transport Museum

– Science Museum

– Imperial College London

– Mall Westfield lagiiih

Untuk menuju London Transport Museum, kami berhenti di stasiun Covent Garden. Begitu sampai, tampak Covent Garden Market yang cakep banget. Beneran pasar, tapi bersih dan tertata rapi. Di sepanjang jalan juga ada toko-toko kayak toko tas, toko coklat, dan ada juga toko Pylones. Biasanya klo kami ke Dubai pasti mampir dan beli aneka perintilan lucu di Pylones. Sebenernya waktu itu aku pengen juga masuk tokonya kali ada yang lucu-lucu, tapi mengingat koper udah full jadi aku tahan-tahan ga masuk tokonya. Semoga ada kesempatan ke Dubai lagi, jadi ntar belanja di Dubai aja secara dari Oman ke Dubai biasanya kami pake mobil jadi klo belanja-belanja udah ga mikir isi kopet, langsung taro di bagasi mobil aja beres.

Covent garden market
Depan toko pylones

Masuk ke London Transport Museum bayar tiket. Umur 17 tahun ke bawah masi gratis.

Dalam museum

Dari covent garden, kami naik kereta lagi menuju Science Museum. Sebenernya Science museum ini letaknya sebelahan sama Natural History Museum, tapi kemaren udah kesorean dan ga sempat. Karena di stasiunnya ada resto chopstix, lagi- lagi kami mampir makan ke situ hihi ga bosen-bosen. Ya abisnya selain enak, juga ada sertifikat halalnya, jadi makannya juga tenang.

Nyam..nyaam enaak

Masuk Science Museum ga bayar, antrian juga ga begitu rame. Setelah itu ke Imperial College di sebelah Science Museum. Cuma liat-liat kampus dan foto-foto aja, kali aja Azka tertarik mau kuliah di sana ntar…aamiin.

Semoga nanti bisa kuliah di sini…aamiin

Malamnya, karena malam terakhir di London, kami jalan-jalan sekitar hotel. Enak juga tempatnya, banyak minimarket kayak scoop, dan toko-toko souvenir, trus ada resto ayam Jollibee, KFC, Mcdonald, resto arab, daaann kami nemu resto Chopstix lagi deket stasiun Earl’s court. Setelah melalui perdebatan panjang mau makan di mana, akhirnya milih Chopstix lagi tuk yang trakhir kali secara besok kami udah meninggalkan London. Jadi total 5x nih kami makan di Choptiks selama 10 hari di UK.

29 Desember 2019

Malamnya udah pesen taxi buat ke bandara. Ini hari trakhir kami di London. Sampai di Heathrow airport masi subuh. Setelah cek in, kami masuk lounge dan sholat di musholanya, lalu sarapan sambil nunggu boarding.

Alhamdulillah….liburan kami ke UK ini terbilang lancar dan menyenangkan. Udara dan cuaca cukup bersahabat, makanan halal ada di mana-mana, tempat sholat pun gampang, jika tidak ada mushola, bisa gelar sajadah di mana pun. Banyak kok aku liat org sholat di taman, di pinggiran toko. Semoga ada rejeki lagi bisa kesini lagi…aamiiin….

Kumpulan oleh-oleh dan souvenir buat koleksinya si papan magnet di rumah kami

Winter Break Des 2019: Jalan-jalan ke UK: Edinburgh dan London Part 1

Monday, January 20th, 2020

Liburan Desember tahun 2019 kami memutuskan akan pergi ke UK. Udah sejak lama pak suami pengen ngajak kami ke London sekaligus napak tilas ke Skotlandia. Dulu sebelum merid, doi pernah kerja di sana. Cuma aku masi males-malesan aja, ngebayangin lama di pesawat, ngebayangin takut susah cari makanan halal lah. Tapi akhirnya aku mikir, mumpung masi di Oman lah, ntar klo udah tinggal di Jakarta, makin lama lagi penerbangan ke UK. Wokeeh deh lesgoooh UK.

Daaan seperti biasa dong pak suami walopun udah planning mau ke UK, teuteeup liat2 sikon dulu, apa memungkinkan Desember bisa cuti. Pertengahan November baru bilang udah fix, udah ijin atasannya mau cuti tgl 20 Desember. Tapi tgl 30 Desember mesti ngantor, closing kantor. Yah tak apalah…yang penting bisa liburan. Mulailah proses bikin visa ngisi ini itu yang rumit banget di sela-sela kerjaan pak suami yang lagi padat merayap kayak jalanan di tol cikampek wkwkwk. Bu istri mah seperti biasa tau beres. Tau-tau disuruh siap-siap aja tanggal 24 November ke kantor Global Vfs di MGM sana, buat nyerahin semua berkas, biometri (sidik jari, foto). Cuss lah kita berempat ke sana, nyampe sana jam 8.30. Anak2 pake seragam karena ntar dari sana langsung ke sekolah. Ijin beberapa jam pelajaran di awal ga masuk. Abis itu anterin anak-anak ke sekolah. Biaya bikin visa UK mayan mehong juga, lebih mehong dari visa schengen. Per orang kena 60 ro (1 ro sekitar 35 rebu). Udah gitu prosesnya juga lama. 15 hari kerja katanya, klo mau lebih cepet, nambah lagi 16 ro per orang. Tapi pak suami ogah bayar lagi.

Singkat cerita, tanggal 9 Desember visanya udah kelar…alhamdulillah. 10 hari kerja, karena ada 2 hari libur national day di awal Desember. Mulailah pak suami memberi mandat kepada bu istri untuk browsing tiket, hotel, dan bikin itinerary.

Untuk tiket, aku nyari yang direct flight karena males lama-lama di perjalanan. Dari Oman, ada Oman Air dan British Airways yang langsung ke Heathrow. Sayangnya, tanggal yang murah ada di tanggal 24. Sementara kami maunya tanggal 20. Akhirnya ya apa bole buat, kami ambil oman air tanggal 20. Tapi yang multicity, total 1240 ro. Udah dicek Muscat-Heathrow-Muscat jatuhnya lebih mahal daripada Muscat-Edinbrugh, Heathrow-Muscat. Urusan pesawat kelar. Nah urusan hotel, aku gelaaap. Karena ga ngerti juga daerah mana yang oke, yang deket ke tempat berentinya bus, kereta. Udah coba browsing di blog dan vlog orang, tapi begitu aku cek di bookingdotcom eh udah fuullll semua. Udah gitu ngeri liat harganya yang oke-oke udah mehong semua. Mungkin karena peak season juga ya. Jadi untuk urusan penginapan aku nyerah, aku suruh pak suami aja yang cariin wkwkw. Tadinya rencananya kami mau explore skotlandia, mau ke Aberdeen, Montrose, Edinburgh, pokoknya tempat-tempat yang dulu pak suami datengin semasa tinggal di Montrose dulu. Tapi karena keterbatasan waktu, jadilah mengerucut pada Edinburgh aja, ibukotanya Skotlandia. Lagipula itu kota turisnya. Klo Montrose ga ada apa-apa katanya.

20 Desember 2019

Penerbangan pesawat jam 14.10 tapi pagi-pagi masi rempong depan laptop, pak suami booking london eye, booking kereta, booking taxi….bu istri cuma kasi semangat aja. Dan kita baru sadar dong belom nuker uang poundsterling. Yaudah nuker di bandara aja, buat pegangan naik taxi pas sampe edinburgh airport.Jam 14.10 pesawat membawa kami menuju Manchester. transit 2 jam. Lalu terbang pakai flybe menuju Edinburgh. Jadi ceritanya oman air kerjasama ama pesawat flybe, karena oman air ga ada yang langsung ke Edinburgh. Alhamdulillah penerbangan lancar jaya, kami sampai di Edinburgh jam 10-an malam waktu Edi. Taxi yang kami pesan lewat internet udah menunggu. Mobilnya mayan besar, sopirnya juga ramah. Kami menginap di apartemen jalan Victoria Street untuk 3 malam kena sekitar 200 an ro. Mayan bagus juga apartemennya, ada 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, living room, dapur (ada dishwasher, mesin cuci, kulkas, kompor…..tapi kami ga akan masak hihi..pengen kulineraaan). Sekitar apartemen juga ada pertokoan, deket ke halte bus, bisa jalan kaki ke edinburgh castle, bisa jalan kaki juga ke waverley mall dan prince street (ini area rame pusat kota yang banyak toko kayak toko smiggle, cath kidston dll). Sukkkaak deh ama apartemennya. Mayan legaa dan luas. Pesennya lewat bookingdotcom, search aja: two bedroom apartment in the heart of old town. Scorenya 8.8 klo di bookingdotcom. Sampai apartemen, mandi trus istirahat. Beda waktu ama Oman 4 jam lebih lambat.

21 Desember 2019

Kebangun jam 3 subuh, padahal adzan subuh baru jam 7 hiks…jetlag.Hari ini kami berencana menuju Edinburgh castle, ga jauh dari tempat penginapan. Tiket masuknya udah beli online waktu masi di Muscat. Jam 8.30 kami menuju castle. Udara dingin langsung menyergap. Alhamdulillah cuaca hari itu cerah. Sesampainya di castle, seperti biasa dong pepotoan dulu trus ikut antrian di pintu masuk. Castlenya mayan luas juga. Dari atas castle kita bisa liat pemandangan kota edinburgh yang cantik. Ini pemandangannya mirip-mirip Turki sih menurutku. Keluar dari castle, ada toko souvenir dan ada tulisan diskon. Sebagai mamak-mamak pencinta diskon, kesempatan ini jangan disia-siakan dong…langsung deh belanja-belenji. Dan emang bener ternyata di antara semua toko souvenir yang kami datengin selama ke UK, toko gift shop di dalam edinburgh castle inilah yang termurah, karena diskon itu kali ya.

Di dalam castle
Di dalam castle
Di depan castle

Dari castle, kita berencana jalan kaki menuju prince street, pusat kotanya edinburgh. Sepanjang perjalanan, ada 2 orang scotland yang memainkan alat musik tradisional scotland.

Excited banget liatnya, bener-bener jadi ngerasa kayak di Scotland. Lhaa emang iya kan hihi….Sesampainya di Prince street, kami masuk waverley mall, sebelah stasiun. Apalagi yang dicari kalo bukan makan. Di sana ada mcd, kfc chopstix dll. Aku liat resto chopstix noodle ini ada tulisan halal. Waah..senaangnya. ada sertifikat halalnya juga, daging dan ayamnya juga ada sertifikatnya. Modelnya makanan siap saji, jadi kita tinggal tunjuk aja mau makan apa. Pertamanya akan ditanya, mau makan dalam ukuran small ato medium. Trus ditanya mau pake rice apa noodle apa mix. Kita pilih medium, lauknya boleh pilih 2 macam. Ada kerupuk juga. Pas di lidah deh makanannya enak-enak, dan ada rasanya.

Perut kenyang, kita balik dulu ke penginapan buat sholat. Di edinburgh sholat maghribnya jam 4, jadi siangnya cuma sebentar.

Malamnya, kami keluar lagi sekalian liat-liat pertokoan dan cari makan, pake bus hop on hop off turun di Prince Street. Mayan ketemu toko Smiggle, Alisha langsung hepi. Pak suami juga hepi ketemu hard rock Edinburgh, bebelian di sana.

22 Desember 2019

Hari ini kami nyobain mau keliling kota Edinburgh dengan Big Bus alias bus hop on hop off. Kebetulan deket penginepan kita ada tempat pemberhentiannya dan bisa langsung bayar di tempat. Cuaca hari ini juga cerah. Kami keliling dulu sampai selese semua tempat diiderin, setelah itu kita turun di Prince Street lagi, depan waverley mall ada jalur tram. Azka pengen coba naik tram. Ya cuss lah kita naik tram dengan tiada tujuan, karena niatnya ya cuma pengen coba aja. Trus kembali lagi ke Prince street. Liat-liat ke toko cath kidston lagi diskon 50 tapi ga semua item.

Naik hop on hop off
Naik tram
Duduk di princess street

Trus ke toko kingdom of sweet deket situ juga, anak-anak langsung kalap belanja. Makan siang di Chopstix lagi wkwkwk…..trus pulang ke penginepan karena belom sholat.

Sorenya kita jalan kaki ke Edinburgh University. Di sana ada resto malaysia, ada mesjid, banyak resto halal dan ada aneka toko dan supermarket halal juga. Kami nongkrong di resto Kitchen Mosque. Trus ngider-ngider jalan kaki ke arah Prince Street lagi, belanja-belanja yang lucu di waverley mall dan cuss pulang.

23 Desember 2019

Ini hari terakhir kami di Edinburgh…huhuhu rasanya masi pengen berlama-lama di sini. Penginepannya nyaman dan luas, penduduk lokalnya ramah dan baik, gampang nyari makanan halal, ada mesjid, toko-toko yang kita suka juga semua ada. Rasanya pengen berlama-lama lagi di sini.

Di victoria street depan penginapan

Pagi itu kami beberes, pepotoan sekitar victoria street, tempat kami nginep. Trus jam 10 taxi pesenan datang. Kereta menuju London sebenernya masi jam 12. Jarak dari penginepan ke stasiun pun deket, bisa jalan kaki klo mau. Tapi sengaja kita pengen cepet nyampe stasiun karena bisa ke waverley mall dulu buat yang terakhir kali, sekalian beli makanan buat jaga-jaga kelaperan di kereta. Yaah sebenernya di kereta juga ada resto siy tapi ya emang dasar kitanya aja pengen ngebekel hihi…Perjalanan naik kereta menuju London kira-kira 4.5 jam. Sepanjang jalan pemandangannya cantik, ada birunya laut di sebelah kiri kereta, ada hamparan hijau kebun di sebelah kanan kereta.

Bersambung ke Part 2

Ke Pantai Shatti Qurum

Tuesday, March 26th, 2019

Sabtu pagi lalu kami olahraga pagi di pantai Shatti Qurum. Pak suami jogging di sepanjang pantai, sementara aku dan anak-anak main bulutangkis

Ke Pulau Dimaniyat Lagi – Oman

Saturday, March 16th, 2019

Ini kali kedua kita pergi ke pulau Dimaniyat. Tahun lalu pergi ke sana di bulan Mei beserta beberapa keluarga. Kali ini berangkat di bulan Maret, total ada 24 peserta dan kami sewa 1 boat untuk 3 jam. Berangkat dari rumah jam 6.15. Kumpul jam 6.45. Boat segera berangkat pukul 7 pagi, dengan waktu tempuh sekitar 40 menit untuk sampai di pulau Dimaniyat.

img_20190316_0824081799401323.jpg

img_20190316_1135281293255627.jpg

Kalo taun lalu kami ga bisa mendarat di pulaunya karena lagi musim penyu bertelur, kali ini alhamdulillah kami bisa mendarat di pulaunya. Pasirnya baguuss banget, bebatuannya warna pink, air lautnya Tosca…masya Allah indah bangeeeets.

img_20190316_0822491127550051.jpg

img-20190316-wa0004989773774.jpg

Kami juga main kayak, selain snorkeling ato cuma main-main di air aja *nunjuk diri sendiri. Seru juga naik kayak walopun tangan agak pegel hihi. Sayang ga ada yang motoin aku waktu lagi kayaking.

img-20190316-wa0002403778533.jpg

TAISM International Day 2019

Wednesday, March 13th, 2019

Seperti taun-taun sebelomnya, kali ini sekolahnya anak-anak menyelenggarakan lagi acara International Day. Kali ini Alisha dan temen-temennya tampil menari Selayang Pandang. Acara dimulai pukul 4 sore sampai 8 malam. Tema tahun ini adalah Sumatra Barat.

img-20190302-wa0007692117973.jpg

img-20190303-wa00031778180265.jpg

Stand Indonesia menyajikan makanan-makanan yang hasil penjualannya diserahkan ke sekolah untuk disumbangkan. Kami menjual aneka kue seperti pisang molen, lumpia, tahu isi, bolu pandan, bolu kukus, bakwan sayur, juga ada makanan berat seperti mie goreng, nasi goreng, bakso, sate ayam.

img-20190301-wa00121015786423.jpg

Negara-negara lain pun menyajikan makanan khas mereka, ada juga aneka games dan craft activity.

Ikutan Muscat Marathon 2019

Sunday, January 20th, 2019

Ini kedua kalinya kami ikut lagi Muscat Marathon kategori 5K Fun Run. Dan kali ini Alisha ikutan juga, kalo taun lalu ga ikut. Aku, suami dan Azka kebagian jadwal lari jam 7 pagi, sementara Alisha jam 9.10 pagi. Alisha kami titipkan di rumah temennya, Ima yang ikut lari juga. Soalnya aku mau pergi abis subuh. Kasian Alisha kecepetan berangkatnya klo ikut kami.

Seru juga ikutan Muscat Marathon ini, aku yang ga suka lari jadi mulai menikmati walopun waktu lari sebelom sampe garis finish udah ngebatin cape, ngos-ngosan dan berasa lamaaa banget tu ga nyampe-nyampe…hihi..palagi Azka ama papanya udah lari jauh di depan aku. Yup, aku ditinggalin, sodara-sodara.

img-20190122-wa00241841226965.jpg

img-20190122-wa0018974191394.jpg

img-20190122-wa00131007507455.jpg

img-20190122-wa0027621281162.jpg

img-20190122-wa0033835931129.jpg

img-20190122-wa0037578697465.jpg

wajah ceria ampir sampe garis finish

Azka lari dalam waktu 36 menit, aku lari dalam waktu 39 menit. Not bad lah, ada peningkatan dari taun lalu. Semoga taun depan bias ikutan lari lagi.

 

Jalan-jalan ke Anantara Jabal Akhdar

Tuesday, November 20th, 2018

Udah lama tinggal di Oman, tapi aku belum pernah tuh ke jabal Akhdar, kira-kira 175 km dari apartemen kita di Muscat. Kebetulan wiken lalu  16 November mbak Deasy ngajakin kami dan ngajakin mbak Rina juga buat foto-foto di jabal Akhdar sekaligus nyobain maksi di hotel Anantara yang mana ini hotel termehong se-Oman raya. Cuss lah hari Jumat kita berangkat jam 9 an. Sampai Jabal Akhdar jam 11.30, pas buat siap-siap sholat Jumat dulu. Abis soljum barulah kita meneruskan perjalanan ke hotel Anantara.

anantara1

ki-ka: mbak Deasy, Vera, Mbak Rina

anantara2

Sampai sana, kami menuju restaurant Bella Vista mau maksi di sana. Sebenernya ada beberapa resto sih cuma kita liat ada menu italiannya, pasti lebih gampang keterima lah di lidah kita. Pesen aneka makanan abis segini nih 152 ro sebenernya 132 ro (1 ro saat ini 39 rebu) tp plus pajak jadi nambah deh…..uhukkkk….beneran mehong deh. Kita pesen pizza margherita, chicken wings 3, quesadillas, beef burger, 3 beef steak tenderloin, 2 seafood mix grill, café latte, 3 watermelon, orange juice, hammour grilled, air mineral besar 2. Ya gapapalah sesekali ini, ato jangan-jangan cuma sekali ini aja hihi…..secara masakannya sih rasanya ya ga terlalu special cuma bagus viewnya aja di atas gunung tertinggi di Oman. Udaranya juga enak sejuk.

Selese makan, kita pepotoan aja…..cari tempat yang bagus buat difoto.

Abis pepotoan di Anantara, kita cuss meluncur ke area bawah, sedikit hiking buat cari lokasi yang bagus lagi buat pepotoan hihihi…trus lanjut balik ke Muscat, ga lupa mampir makan dulu di Chinese Palace. Total makan di CP 52 ro. sementara keluargaku td siang makan di Anantara abis 55 ro buat keluarga 1 doang, Di CP kita pesen ice tea 5, 3 milk tea, drum of heaven, fish ball soup 4, wonton soup, crispy beancurd, crispy squid, fresh bean in black bean sauce, crispy duck 2, egg fried rice, szchwan fried rice, steam rice 3. Sampai rumah langsung mandi dan zzzzzzz

Camping di Arabian Oryx Camp Oman

Monday, October 29th, 2018

wahiba2Wiken tanggal 26 dan 27 Oktober lalu, kami beserta beberapa keluarga lainnya total ada 11 mobil, pergi camping ke Arabian Oryx Camp di Wahiba Sand – Oman. Kumpul seperti biasa di Shawarma debu jam 8 pagi tapi kenyataannya kami berangkat pukul 9. Lalu karena berenti sholat jumat dan makan siang, walhasil sampai oryx jam 2 siang. Cek in, kami dapat kamar di A1. Jadi ini tuh camping gaya modern ya kamarnya ya serasa nginep di kamar hotel aja siy ga pake tenda camping. Booking 1 kamar 72 ro (sekitar 2,8 juta per kamar) udah termasuk sarapan dan makan malam. Tapi kami ga ikut makan malam karena mau bbq-an.

Kamarnya mayan luas, ada 2 Kasur dan juga kamar mandi dalam. Udara di wahiba masi terasa terik karena belom masuk winter. jam 5 sore kami menuju area BBQ an, untuk menuju kesana medannya agak sulit, mobil kami sempet beberapa kali stuck karena pasir-pasir. Sesampai di sana, anak-anak langsung main perosotan di bukit pasir, bapak-bapak dan ibu-ibu sibuk pepotoan, dan juga menyiapkan perlengkapan untuk BBQ-an. Makanan berlimpah ruah, ada sate ayam, sate kambing, sate cumi, lamb chop, Sop daging, jagung, sosis, arem-arem, tahu isi, brownies, bolu tape, marmer cake, aneka buah-buahan, aneka cemilan kripik-kripikan, aneka minuman dingin, minuman hangat..wuiihh mantaap deh pokoknya. Para bujangan juga mendirikan tenda untuk camping di sana.

Jam 9 malam kami kembali ke kamar. Lagi-lagi mobil kami stuck lagi..padahal mobil prado loh….yah mo gimana lagi emang medannya agak sulit….tapi justru di situ serunya hihihi. Sampai kamar, mandi dan istirahat.

wahiba1

 

Keesokan paginya, selese mandi pagi, kami menuju area restaurant untuk sarapan. menunya ala arab tapi ada juga sih sosis, telur, kentang, sereal. Mayan lah menu sarapannya. Jam 9 kami berpencar, ada yang mau main ATV, ada yang mau naik onta, sedangkan kami dan keluarganya mbak Deasy memilih untuk main sand boarding. Bayarnya 25 ro untuk sewa 1 mobil plus sopir yang membawa kami ke area sand boarding, plus papannya masing-masing dapat 1. Mobil yang kami tumpangi juga prado, tapi sopirnya udah lihai dan cekatan ya, mobilnya lancar aja tuh sampe area sand boarding.

Awalnya aku ga niat ikutan main sand boarding. Atuuutt hihi bukitnya mayan tinggi. Trus liat yang lain pada asyik-asyik aja, yaudah deh ikutan coba…haiyaaah ternyata seruuuu dan ga semenakutkan yang aku bayangin. makanya kudu dicoba dulu ya jangan langsung ciut nyali. Aku malah ketagihan nih pengen main lagi, apa daya waktunya cuma dikasi 1 jam. kami kembali lagi ke kamar, beberes dan cek out. Mudah-mudahn bias main lagi ke wahiba suatu saat lagi……

Liburan Idul Adha 2018 ke UAE (Dubai dan Abudhabi)

Thursday, August 30th, 2018

Dubai

Senin, 20 Agustus 2018

Visa 4 orang 800 dirham

Hotel Holiday Inn 3 malam 500 dirham

Mamak Café Malaysia buat buka puasa 245 dirham

Selasa, 21 Agustus 2018

Makan siang di Ihop Dubai mall 22 ro

supermarket waitrose 187 dirham

Candylicious 55 dirham

Garret popcorn 47 dirham

Mcd 20 dirham

Nasi goreng 38 dirham

Pizza hut 50 dirham

Naik metro entah berapalah

Rabu, 22 Agustus 2018

Dubai Museum

Metro

Alfamart 23 dirham

Betawi karama makan siang 213 dirham

Kamis, 23 agustus

Tiket masuk warner bross Abudhabi 1054 dirham

jajan pie

Souvenir 116 dirham

hotel Novotel 1 malam 350 dirham

Jumat, 24 Agustus 2018

museum louvre 126 dirham

Maksi di sari rasa 144 dirham

Jollibee 15 dirham

 

About Me
Vera, mamanya Azka dan Alisha. Dilarang copy isi tulisan dan foto di blog ini tanpa seizin pemilik blog ini. Email: pus_vera@yahoo.com
Archives
Label
Diary Azka dan Alisha